Kamis, 12 April 2012

Yin Yang In Our Soul

Yin dan Yang [ sudah gak asing lagi istilah ini, dan kalau membaca kata “Yin Yang” pasti sudah bisa ngebayangin sesuatu kearah masyarakat tionghoa, ya benar masyarakat di Cina yang kebanyakan menganut kepercayaan Budha ini mengartikan Yin sebagai aliran positif dan Yang sebagai aliran negative. Menurut sumber yang gue baca dalam istilah modern, istilah ini sebagian besar telah teradaptasi oleh filosofi Budha Taoist. Yin dan Yang saling berlawanan dalam interaksi dengan dunia yang lebih luas dan sebagai bagian dari sistem yang dinamis. Semua hal memiliki kedua aspek tersebut yakni Yin dan Yang, tapi tidak setiap aspek tersebut memiliki perwujudan yang jelas pada objek dan mungkin pasang surut atau mengalir dari waktu ke waktu. Tapi gue gak akan membahas soal Yin dan Yang ini lebih jauh, yang akan menjadi pemikiran kita sekarang adalah bagaimana bisa kita sebagai manusia ini  memiliki ke dua energy ini, energy positif dan negative.

Saat lo bangun pagi, pas lagi ngebuka mata kalian gue yakin lo semua secara gak langsung akan memilih. Pilihan itu hanya ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu baik atau buruk, positif atau negative. Misalnya pas lo bangun pagi, lo mau langsung bangun dan cuci muka, atau mulet-mulet dikasur dulu setengah jam sampe mungkin lo bisa terlambat beraktifitas, mau sarapan dulu atau enggak, mau masuk kerja atau gak masuk, makan siang di McD atau Pizza, dinner bareng Alex atau Max. yah banyak banget pilihan yang muncul dan dibalik pilihan lo itu ada energy positif dan negatifnya ; Yin & Yang [.
Tapi harapan itu gak jauh-jauh, apa yang kita pilih entah itu bener atau salah pasti berharap kalau pilihan kita itu bener dan menghasilkan keuntungan yang bisa disebut muncullah energy positifnya. Tapi tau gak, kalo semuanya itu berbeda hasilnya kalau misalnya lo milih sesuatu yang salah pasti berakibat buruk nah tentu aja yang dating bukan energy postif malah energy negative yang ada.

          Gak bisa dipungkiri, manusia paling binggung milih pas kita lagi sendiri seakan-akan mau melangkah itu sulit banget, nah itu yang biasa orang-orang pake istilah galau. Bukan Cuma pilihan yang sepele seperti mau nentuin makan dimana tapi juga pilihan yang menyangkut kehidupan, karier atau kehidupan percintaan anak muda zaman sekarang, hueheheehee kayak gimana gitu ya? Yah yang paling umum adalah hubungan relationship, mau itu pacar atau tentang persahabatan. Namanya juga manusia yah, untuk melakukan sesuatu harus lewati proses memilih dulu dan saat lo putusin pilihan lo, lo harus brani konsekuen ama pilihan lo itu. Nah akibat dari pilihan yang buruk gak ditimpa sama lo sendiri yang milih pilihan itu tapi juga orang-orang disekitar lo, apalagi yang berhubungan dengan pilihan lo itu.

Jadi kira-kira udah sedikit nangkep maksud guekan?
Karena pilihan lo itu sangat berpengaruh dalam hidup lo dan juga orang-orang disekitar lo, makanya gue Cuma pengen ingetin lagi kalau lo mau mutusin sesuatu harus dipikir baik-baik, apa itu baik buat gue? Apa itu gak ngerugiin orang lain? Jangan terlalu egois mengambil resiko untuk orang lain, kenapa? Ya, karena gue yakin karma itu berlaku, apa yang lo tabur itu yang akan lo tuai kata buku Religi gue J . Perbedaan memang indah kayak Yin dan Yang tapi indahnya kalau kita semua hidup dengan damai tanpa nyakitin orang lain dengan tindakkan kita.
Like butterfly and flower, take and give…
*Adioss*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar